Wednesday, September 13, 2017

Model Pakaian Adat Kalimantan Barat dan Kalimantan Timur

Model Pakaian Adat Kalimantan Barat
Model Pakaian Adat Kalimantan Barat dan Kalimantan TimurKalimantan Barat merupakan provinsi dengan wilayah yang paling luas diantara provinsi lain di Indonesia. Walaupun memiliki luas nomor 4 di Indonesia, suku mayoritas yang berasal dari provinsi ini adalah Suku Melayu dan Dayak. Kedua suku tersebut membawa pengaruh yang sangat besar dalam hal kebudayaan dan juga adat istiadat dari Kalimantan Barat. Salah satu contoh pengaruh yang bisa kita lihat adalah pakaian adat yang dimiliki Provinsi Kalimantan Barat. Pakaian Adat Kalimantan Barat memang termasuk pakaian adat dengan tampilan yang sangat sederhana. Walaupun sangat sederhana, filosofi dan nilai estetika yang dimiliki pakaian ini sangat tinggi.Pakaian adat khas Kalimantan Barat sendiri terbagi menjadi dua jenis. Jenis pertama adalah pakaian adat King Baba yang dikenakan oleh pria Kalimantan Barat. Dan, King Bibinge yang dikenakan oleh wanita Kalimantan Barat.

Model Pakaian Adat Kalimantan Barat King Baba dan King Bibinge


Pakaian Adat Laki-laki Kalimantan Barat adalah pakaian yang berbahan dasar kulit kayu dari tanaman ampuro dan ada beberapa pakaian yang terbuat dari kayu kapuo. Yang mana kedua kayu ini merupakan tumbuhan endemik khas Kalimantan dengan kandungan serat yang sangat tinggi. Pakaian adat ini dibuat dengan memukul bagian kulit kayu dengan menggunakan palu hingga serat yang dimilikinya terbuka. Setelah itu kulit kayu tadi dijemur hingga kering. Kemudian, dengan berbagai lukisan etnik Dayak. Tentunya dengan menggunakan warna yang berasal dari bahan alami. Pakaian adat khas Kalimantan Barat yang dikenakan wanita juga memiliki bahan yang sama dengan cara pembuatan yang sama. Namun hal yang membedakannya hanya tampilan desain yang jauh lebih sopan dengan beberapa perlengkapan tambahan. Seperti penutup dada, kain bawahan, stagen dan beberapa pernak-pernik seperti manik-manik, kalung dan juga beberapa hiasan yang terbuat dari bulu burung enggang. Sehingga tentunya akan membuat pakaian yang dikenakan oleh wanita Dayak ini semakin cantik.

Model dan Jenis Pakaian Adat Kalimantan Timur


Suku Kutai dan Dayak merupakan dua suku terbesar yang ada di Kalimantan Timur. Karena alas an inilah tidak salah jika berbagai peninggalan kebudayaan yang dimiliki Provinsi Kalimantan Timur sangat erat dengan kebudayaan dari Kalimantan Timur ini. Nah, kali ini kita akan membahas mengenai peninggalan kebudayaan yang dimiliki provinsi ini, yaitu pakaian adatnya. Pakaian adat Kalimantan Timur sendiri terbagi menjadi 3 jenis. Yaitu pakaian adat Ta’a, pakaian adat Sapei Sapaq, dan pakaian adat Miskat.

Pakaian khas Kalimantan Timur Ta’a sendiri sering dipakai oleh wanita dayak. Sedangkan pakaian adat Sapei Sapaq dikenakan pria dayak. Jika dari proses pembuatannya, kedua pakaian adat ini menggambarkan filosofi kearifan suku Dayak dalam hal memanfaatkan berbagai sumber daya alam yang dimilikinya. Pakaian adat Ta’a tersusun dari baju atasan yang memiliki nama sapei inoq, dengan rok lutut yang bernama ta’a, da’a atau yang dikenal dengan nama ikat kepala serta gelang yang terbuat dari pintalan benang yang digunakan untuk menolak bala. Adapun pakaian adat sapei sapaq khas pria Dayak sendiri tidak memiliki perbedaan mencolok dari pakaian adat ta’a.
Model Pakaian Adat Kalimantan Timur
Pakaian adat sapei sapaq memiliki celana pendek dengan nama Abeq kaboq. Selain itu pakaian adat khas Kalimantan Timur ini dilengkapi dengan adanya senjata tradisional khas masyarakat setempat yaitu mandau dan perisai. Pakaian adat khas Kalimantan Timur lain yang sering dipakai adalah pakaian adat miskat. Pakaian miskat sendiri saat ini digunakan sebagai seragam PNS Provinsi Kalimantan Timur. Model pakaian adat Kalimantan Timur miskat sendiri nampaiknya memiliki kemiripan dengan pakaian khas Cina, dengan atasan baju kurung, bawahan yang panjang, dengan ditambah kain batik yang ada di sekitar pinggang. Baca: Model Pakaian Adat Jawa Barat dan Jawa Timur

No comments:

Post a Comment