Thursday, October 5, 2017

Model Pakaian Daerah Suku Betawi dan Jawa

Model Pakaian Daerah Suku Betawi
Model Pakaian Daerah Suku Betawi dan Jawa - Jika dilihat dari cara penggunaannya, pakaian daerah betawi terbagi menjadi 3 macam. Pakaian keseharian, pakaian resmi, dan pakaian pengantin. Berikut ini penjerlasan dari ketiganya :

Pakaian keseharian – untuk pakaian keseharian kaum pria di betawi disebut sadariah dengan kelengkapan seperti celana komprang, sarung yang di gulung lalu di ikat di pinggang, peci merah dan sabuk hijau. Sedangkan untuk kaum perempuan memakai atasan baju kurung dengan warna terang, kain bantik sebagai bawahan, selendang yang serasi dengan baju kurung, dan kerudung.

Pakaian resmi – baju ujung serong untuk kaum pria yang terdiri dari atasan kemeja putih dilengkapi dengan jas tertutup, batik yang dikenakan sebatas lutut dan celana pantolan yang serasi dengan jas. Untuk aksesoris biasanya terdiri dari kopiah, kuku macan, pisau raut, jam rantai, serta sepatu pantopel. Sedangkan untuk kaum perempuan menggunakan pakaian yang terdiri dari, baju kurung, selendang, kan batik serta kerudung. Dan di hiasi dengan aksesoris gelang, kalung, giwang serta cincin.

Pakaian pengantin – untuk kaum pria pakaian adat yang digunakan adalah dandanan Care Haji. Yang berupa jubah besar dengan warna cerah (merah) dengan aksen benang emas, untuk bawahan menggunakan celana panjang putih, kemudan selendang yang dipakai di bagian dada ( di dalam jas), dan topi dari sorban untuk penutup kepala. Sedangkan untuk kaum perempuan menggunakan baju yang terdiri dari blus dengan warna cerah berbahan satin, rok kun atau rok gelap, serta hiasan kepala yaitu kembang goyang yang bermotif burung hong. Selain itu juga terdapat hiasan berupa cadar, hiasan bunga melati yang di ronce dan pernak pernik penghias dada, selop dan gelang listring.

Berikut tadi penjelasan dari Pakaian Daerah Suku Betawi. Daerah ibu kota ini memang memiliki ciri khas pakaian yang dipengaruhi oleh kebudayaan arab dan cina. Maka pakaian yang dipakai pun memiliki kedua unsur keduanya.

Jika tadi sudah membahas suku betawi, untuk kesempatan kali ini akan membahas Pakaian Daerah Suku Jawa. Tentu saja untuk pakaian dari jawa akan sangat banyak karena jawa sendiri terbagi menjadi beberapa daerah. Oleh karena itu pakaian daerahnya pun hampir sama satu sama lain. Walaupun pakaian yang dikenakan hampir sama tapi setiap daerah memiliki ciri khas masing – masing. Maka pada kesempatan kali ini akan di bahas secara garis besarnya pebedaan dari baju daerah pada setiap daerah di jawa.

Berikut ini penjelasan Pakaian Daerah Suku Jawa :


Jawa memang mempunya budaya yang sangat beragam, terutama pada Pakaian Daerah Suku Jawa. Salah satunya adalah pakaian daerah dari jawa tengah. Pakaian daerah dari jawa tengah ini terkenal dengan kebaya dengan motif dan corak yang berbeda dengan daerah jawa lainnya. Sedangkan untuk daerah jawa barat memiliki ciri khas pembagian, mulai dari pakaian rakyat biasa, kaum menengah, pakaian menak/bangsawan, pakaian mojang dan jejaka, dan pakaian pengantin. Hapir sama dengan jawa barat, banten juga memiliki baju daerah yang hapir menyerupai baju adat jawa barat. Dikarenakan letak dan asal usul kerajaan yang sama. Untuk jawa timur pakaian adatnya disebut mantenan, karena hanya dikenanakan hanya saat upacara pernikahan. Sedangkan untuk yogyakarta, daerah yang masih memegang teguh kebudayaan, salah satunya adalah pakaian daerah. Untuk itu yogyakarta tidak lepas dari pakaian kesehariannya. 

Model Pakaian Daerah Suku Jawa
Mulai dari pakaian abdi yang berada di keraton, sampai pasukan bregodho yang terbagi menjadi banyak. Serta pakaian atau busana yang dipakai saat upacara pernikahan. Semua itu diatur sesuai pengunaan dan golongan yang dipakai. Baca: Model Pakaian Daerah Aceh dan Bali 

No comments:

Post a Comment